Kita sering lupa, bahwa setiap dari kita pasti akan meninggalkan dunia ini. Kematian bukan hal yang jauh atau hanya terjadi pada orang lain. Setiap napas yang kita tarik, setiap detik yang kita lalui, membawa kita semakin dekat kepada ajal yang telah Allah tetapkan.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:
Ayat ini mengingatkan kita bahwa kematian adalah kepastian. Tidak ada seorang pun yang bisa menunda atau mempercepatnya, dan tidak ada yang bisa menukar ajalnya dengan orang lain. Karena itu, hidup di dunia harus selalu disertai kesadaran bahwa waktu kita terbatas, dan setiap amal akan diperhitungkan.
Renungkanlah sejenak: berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk hal-hal sepele, sibuk mengejar dunia, atau membiarkan hati dan lisan tercemar oleh hal yang tidak bermanfaat? Padahal setiap detik bisa menjadi amal yang mendekatkan kita kepada Allah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
Mengingat kematian bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk menenangkan hati dan membimbing kita agar hidup lebih bermakna. Ketika kita sadar bahwa ajal bisa datang kapan saja, kita terdorong untuk:
-
Memperbanyak amal shalih dan ibadah.
-
Menjaga lisan dan perbuatan agar selalu baik.
-
Mempererat hubungan dengan keluarga, teman, dan sesama.
-
Tidak terlalu larut dalam urusan dunia yang fana.
Pesan utama: Kita semua sedang menuju ajal. Bersiaplah dengan amal shalih, hati yang bersih, dan hidup yang penuh keberkahan.

